.
.
Tampilkan postingan dengan label peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label peristiwa. Tampilkan semua postingan

100 Hari Tanpa Ponsel di Korea Utara


Pyongyang - Korea Utara melarang warganya memakai ponsel selama 100 hari. Jika ada yang ketahuan melanggar perintah tersebut, maka yang bersangkutan akan dianggap sebagai kriminal perang. Apa alasannya?

Komunikasi antar warga di negara tersebut terhambat. Tentu saja, sebab ancaman hukuman yang diberikan pada para pelanggar aturan pemakaian ponsel tersebut tergolong mengerikan.

Rupanya, aturan ini keluar terkait meninggalnya penguasa eksentrik dan otoriter dari Korea Utara, Kim Jong-il. Warga pun diwajibkan untuk tidak memakai ponsel selama masa berkabung, demikian dikutip detikINET dari ZDnet, Senin (30/1/2012).

Mengingat bahwa terdapat sekitar 700.000 orang Korea Utara yang memakai jaringan 3G, maka bisa dibayangkan bagaimana kondisi suram menyelimuti ranah komunikasi di sana. Tak hanya ponsel, penggunaan internet dilaporkan turut dilarang.

Jong-il sendiri memang dikenal memerintah dengan tangan besi. Alih-alih memperhatikan kelaparan warganya, ia malah berfokus pada program nuklir. Dikhawatirkan, kedua teknologi itu (ponsel dan internet) akan memuluskan aksi kekerasan sipil sepeninggal Jong-il.

Dibombardir Pasukan Pemerintah, 12 Aktivis Suriah Tewas


Pasukan pemerintah rejim Bashar al-Assad melakukan penyerangan di wilayah pinggiran kota Damaskus, Suriah. Diperikirakan 12 orang aktivis anti pemerintah tewas dan 30 lainnya luka-luka

"Hampir setengah dari jumlah tersebut merupakan orang sipil, sementara sisanya adalah merupakan desersi militer yang bergabung dalam Tentara Pembebasan Suriah," terang salah satu aktivis yang menolak disebutkan namanya, sperti yang dikutip dari Reuters, Minggu (29/1/2012).

Korban tewas dan luka-luka, kebanyakan akibat dari tembakan senapan anti pesawat terbang dan mortir. Serangan kubu Presiden Assad tersebut difokuskan di wilayah-wilayah, Saqba, Hammouria, dan Kfar Batna yang terletak di sudut timur ibu kota Damaskus.

Lebih jauh ia menambahkan, para korban tersebut sudah dilarikan ke Rumah Sakit di pinggiran kota Damaskus. Namun, fasilitas di RS tersebut tidaklah memadai karena pihak militer sudah memutus aliran listrik di wilayah tersebut.

"Kami di sini tidak mendapat pasokan listrik. Pasokan listrik sudah diputus, pemerintah Assad tampaknya mencoba untuk mengisolasi kami," terangnya.

Eskalasi konflik di Suriah semakin meningkat belakangan ini. Setelah Presiden Bashar al-Ashad semakin gencar melancarkan serangan-serangan terhadap posisi para pemberontak. Sementara posisi para pemberontak sendiri semakin kuat dengan menguasai beberapa bagian wilayah di luar ibu kota Damaskus.


www.detik.com

Rel di Stasiun Cawang Tertimpa Pohon Tumbang, Perjalanan KRL Tersendat


Hujan deras disertai angin kencang membuat sebuah pohon di stasiun Cawang tumbang. Pohon tersebut menimpa salah satu dari dua rel yang digunakan KRL.

Akibat kejadian tersebut, perjalanan KRL dari Jakarta menuju Bogor maupun sebaliknya menjadi terganggu.

"Karena dari dua rel yang bisa digunakan hanya satu, jadi perjalanan agak terganggu. Ada keterlambatan perjalanan KRL baik dari Bogor maupun menuju Bogor," ujar Kepala Humas Daerah Operasional I PT Kereta Api, Mateta Rizalulhaq kepada detikcom, Minggu (29/1/2012).

Menurut Mateta, kejadian pohon tumbang tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Akibatnya rangkaian KRL pertama dari Jakarta menuju Bogor dan sebaliknya menjadi terganggu.

"Rel digunakan bergantian, rangkaian kereta harus antre dulu sebelum masuk stasiun Cawang. Makanya pasti ada sedikit keterlambatan," terangnya.

Saat ini pohon yang tumbang tersebut sedang dievakuasi dari atas rel. Mateta berharap, evakuasi pohon tersebut bisa segera selesai.

"Mudah-mudahan, begitu diangkat perjalanan kereta bisa kembali normal. Saat ini sedang dievakuasi," imbuhnya.


www.detik.com

Popular Posts

Cari halaman terkait

Apian mblakrax hunting edelweis. Diberdayakan oleh Blogger.
Powered By Blogger