.
.
Tampilkan postingan dengan label traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label traveling. Tampilkan semua postingan

Danau Labuan Cermin, Harta Karun di Kalimantan Timur

Airnya seperti cermin (Laras Puspasari/ACI)
Masih meragukan kecantikan Indonesia? Datanglah ke Danau Labuan Cermin di Berau, Kalimantan Timur. Keindahan 'danau bercampur laut' dan airnya yang jernih seolah membuat anda berenang di atas cermin raksasa. Tempat yang sangat istimewa!

Jangan heran ketikan mendengar 'danau bercampur laut', karena Danau Labuan Cermin memang danau yang unik dan indah. Anda akan terhipnotis oleh batas antara air laut di dasar danau dan air tawar di permukaan danau. Danau ini terletak di di Desa Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Diperlukan perjalanan yang berat dan biaya yang tidak sedikit untuk menuju ke Danau Labuan Cermin.

Untuk mencapai danau ini, diperlukan waktu sekitar 20-24 jam perjalanan darat dari Samarinda, atau melalui jalur udara dari Bandara Sepinggan Balikpapan menuju Bandara Tanjung Redeb, lalu dilanjutkan 6 jam perjalanan darat. Seperti kata pepatah, 'bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian', diperlukan pengorbanan yang luar biasa untuk mencicipi keindahan harta karun Danau Labuan Cermin.

Sebelum mencapai Danau Labuan Cermin, Anda harus trekking menelusuri hutan selama 30-45 menit. Hutan yang sangat liar dan menantang. Pepohonan yang rimbun dan satwa-satwa liar akan menjumpai Anda. Seperti monyet, babi hutan, burung, owa-owa dan beruang madu. Bahkan di beberapa batang pohon, Anda akan menjumpai bekas cakaran beruang madu. Trekking yang sangat menyenangkan, bukan?

Setibanya di danau, mulut Anda seperti terkunci saat menyaksikan luas, jernih dan birunya air danau, serta udara sejuk yang akan menghapus keringat Anda. Siapkan diri Anda untuk diving, snorkling, dan berenang. Airnya sangat dingin, jernih, dan segar. Saat menyelam, Anda akan merasakan gelembung-gelembung air dan beberapa titik-titik yang hangat, karena dasarnya terdapat batas antara air laut dan air tawar.

Keindahan biota lautnya jangan dipertanyakan. Tumbuh-tumbuhan air, ikan-ikan yang cantik dan batu-batuan alami di dalam air membuat Anda seolah berada di mimpi. Tempat yang sangat menyejukan. Perjalanan 20 jam, seolah tidak ada artinya saat Anda menikmati keindahan Danau Labuan Cermin.

Di sekitar danau belum terdapat resort-resort yang mewah, hanya terdapat perumahan penduduk. Selain itu, hanya terdapat beberapa warung makan di sekitar danau. Anda juga harus membawa peralatan snorkling, karena belum terdapat penyewaan alat-alat snorkling. Namun, semua itu tidak dapat memudarkan keindahan dan kecantikan Danau Labuan Cermin.

Danau Labuan Cermin memang belum dikenal oleh wisatawan, namun keindahannya seolah menjadi harta karun yang tersembunyi di Kalimantan Timur.

Diving di Pulau Derawan

Dok. ACI
Pulau Derawan merupakan sebuah kepulauan yang berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Keindahan bawah lautnya yang sangat eksotis membuat pulau ini menjadi obyek wisata favorit bagi wisatawan dalam maupun luar negeri. Keindahan alam bawah laut serta keanekaragaman biota laut telah membawa Pulau Derawan berada di posisi ketiga teratas sebagai tempat menyela bertaraf internasional.
Pasir pantai yang putih akan menyambut kedatangan Anda di pulau ini. Pulau yang selalu menjadi impian para penyelam ini mempunyai 28 titik penyelaman. Jika Anda ingin menjelajahi semua titik penyelaman ini, setidaknya diperlukan waktu sepuluh hari untuk mencoba setiap titiknya.
Untuk tiba di sana, Anda bisa menggunakan pesawat terbang menuju Kota Samarinda. Setelah itu, Anda dapat melanjutkan perjalanan ke Tanjung Redeb lalu kemudian menggunakan motorboot ke Pulau Derawan.

Menyaksikan Ritual Rebo Kasan

Berbagi air wafaq Rebo Kasan
Rebo Kasan berasal dari kata "Rebo Kasat" yang berarti Rabu terakhir di bulan Shafar. Kumandang azan, pencelupan air wafaq, pelepasan ketupat lepas serta meminumnya adalah puncak ritual dari Rebo Kasan itu sendiri.
Ritual ini diadakan pada hari Rabu terakhir di bulan Shafar. Masyarakat Melayu Pesisir memercayai bahwa Allah SWT menurunkan 320.000 bala kepada umat manusia. Dan, ritual itu adalah medium memohon ampun dan bermunajat agar dijauhkan dari bala.
Salah satu masyarakat Melayu yang masih menjalankan tradisi ini adalah masyarakat Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang, Bangka. Sejak abad ke-16, nenek moyang mereka sudah menjalankan ritual ini. Pada masa itu, nenek moyang mereka biasanya melaksanakan salat sunnah empat rakaat dengan membaca satu kali al Fatihah, Al Kautsar sebanyak 17 kali, Al Ikhlas sebanyal lima kali, Al Falaq, dan An Nas satu kali pada tiap-tiap rakaatnya. Kemudian, mencabut dua helai daun kelapa dari ketupat yang dihanyutkan ke laut. Hal ini menyimbolkan bahwa bencana sudah dibuang ke laut.
Pada masa itu, masyarakat melakukan ritual ini di Pantai Batu Karang Mas. Jaraknya sekitar 1 km dari Desa Air anyer. Namun, kini ada sedikit perbedaan terjadi saat ini. Saat kami berkunjung ke Kecamatan Merawang, setelah terdengar adzan dan memasukan piring ke dalam guci berisi air, sejumlah panitia kemudian membagikan ketupat lepas kepada tamu undangan dan memanjatkan doa-doa. Hingga akhirnya pada hitungan ketigasetelah kata "Amin", serentak menarik ujung daun ketupat. Satu ketupat lepas untuk dua orang.
Acara tak berhenti di situ, kemudian beramai-ramai orang-orang tersebut mendatangi guci dan meminta airnya. Itulah air wafaq, air yang dipercaya bisa menghalau bala. Ada yang membawa gelas sampai bekas botol minuman untuk menyimpan airnya. Kemudian mereka menuju ruangan di samping masjid. Di sana terdapat dulang berisi ketupat dan lauk pauknya.
Meskipun, kini ritual tersebut dilaksanakan di depan masjid, nuansa magisnya masih terasa.Kemudian, perayaan tradisi ini dilanjutkan dengan menikmati suasana Pantai Air Anyer yang berpasir putih. Mulai dari siang hari, pengunjung yang datang ke Air Anyer semakin bertambah banyak.
Sebuah bentuk kearifan lokal tersendiri. Pada hari itu, masyarakat desa membuat beragam makanan dan menyajikannya di hadapan tamu undangan. Masyarakat luar pun boleh bertandang ke Air Anyer untuk bersama-sama merasakan keramahan dan rasa berbagi antar sesama.

Traveling Menantang Buaya di Teritip, Balikpapan

Ribuan buaya (chalzworld.blogspot.com)
Ingin mencari tantangan traveling yang berbeda? Datang saja ke Penangkaran Buaya Teritip di Balikpapan. Di sana, Anda dapat melihat berbagai jenis buaya, memberi makan, dan melihat telur buaya. Wisata yang menantang adrenalin!

Penangkaran Buaya Teritip mempunyai luas 5 hektar. Letaknya berada di Desa Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, Balikpapan. Perjalanan dapat ditempuh dengan mobil, sekitar 30 menit dari pusat kota. Tempat ini mulai beroperasi sejak tahun 1990 dan sudah terkenal di kalangan wisatawan mancanegara. Anda akan melihat buaya dan aktifitasnya lebih dekat di tempat ini.

Ada lebih dari 1.000 buaya yang berada di penangkaran ini. Serta terdapat dua jenis buaya langka, yaitu buaya air tawar (crocodylus siamensis) dan buaya supit (tomistoma segelly). Tempat Penangkaran Buaya Teritip buka setiap hari Senin-Minggu dari pukul 08.00-17.00 Wita, serta tiket masuk sebesar Rp 10.000. Tempat penangkaran ini terawat dengan baik dan memiliki banyak fasilitas, seperti lahan parkir, toilet, toko souvenir, dan restoran.

Anda dapat memberi makan langsung kepada buaya di tempat ini. Dengan membeli seekor ayam seharga Rp 10.000, Anda akan dipandu untuk langsung memberikan makanan kepada buaya. Anda dapat melihat bagaimana buaya saling berebut makanan dengan badan yang besar dan gigi-gigi yang tajam. Ingat, selalu perhatikan tanda-tanda kemanan dan arahan dari pemandu! Anda tentu tidak ingin menjadi santapan berikutnya bukan?

Telur buaya dan proses bertelur pun dapat Anda lihat di tempat ini. Jangan ragu untuk bertanya tentang penjelasan proses bertelur buaya kepada pemandu. Bayi-bayi buaya yang lucu juga dapat Anda lihat. Namun ingat, tetaplah berhati-hati. Kegiatan buaya sehari-hari seperti berenang, tidur, dan makan dapat disaksikan sejauh mata memandang di Penangkaran Buaya Teritip.

Setelah puas melihat buaya, jangan lupa untuk mencicipi makanan di restoran sekitar. Ada banyak menu-menu makanan yang berasal dari buaya, seperti sate buaya, daging buaya dan obat kuat yang berasal dari buaya, yaitu ramuan tangkur buaya. Ada banyak pula souvenir khas dari tempat ini yang berasal dari buaya, seperti dompet, tas, ikat pinggang, dan masih banyak lagi.

Berkunjung ke Penangkaran Buaya Teritip akan menjadi pengalaman traveling yang tidak akan terlupakan. Ribuan buaya akan memberi banyak cerita unik untuk Anda.

Warna Warni Wajah Belitung

Welcome Belitong
Belitung merupakan bagian dari Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung yang merupakan provinsi ke-31 Indonesia. Nama Belitung mulai diperhitungkan setelah kehadiran film Laskar Pelangi.
Ada satu keunikan dari nama Belitung karena orang sana sendiri lebih suka menyebutkan kota mereka sebagai Kota Belitong bukan Belitung. Belitong didominasi oleh etnis melayu, Cina, dan lainnya. Warga lokal kebanyakan bekerja sebagai nelayan atau pemandu wisata, sedangkan pusat perbisnisan mayoritas dikuasai oleh etnis Cina.
Belitong merupakan kota yang cukup kecil dan bersih dengan jalan raya yang tidak terlalu besar serta volume kendaraan yang sedikit. Di kota ini kita tak akan menemukan angkot, warga Belitong sudah banyak yang memiliki kendaraan sendiri. Walaupun ada, hanyalah ojeg motor. Melihat kanan dan kiri jalan pandangan kita hanya akan tertuju ke perkebunan kelapa sawit dan juga pantai.
Rumah adat khas Belitong disebut rumah Panggong, rumah tersebut bentuknya mirip dengan rumah panggung di Pulau Sumatera. Sedangkan kebanyakan rumah di sana terbuat dari kayu dan menggunakan atap yang terbuat dari seng.
Saat ini warga belitung sedang mengkampanyekan wisata laut yang mereka miliki, salah satu event yang dilaksanakan adalah sail Wakatobi Belitong 2011. Selain itu beberapa pantai disana juga telah digunakan sebagai lokasi syuting film luar "The Philosopers" yang akan keluar tahun 2012. Film ini juga diperankan oleh bintang dari Indonesia, Cinta Laura.
Beberapa sejarah unik Belitong zaman dulu:
  1. Berasu': teknik berburu warga Belitong dengan menggunakan bantuan hewan anjing. Biasanya saat berburu hewan seperti rusa dan babi. Saat di Belitong saya sering menemukan beberapa anjing, mungkin mereka adalah cucu dari anjing-anjing pemburu.
  2. Beripat: permainan adu ketangkasan dengan menggunakan rotan, permainan tersebut mirip dengan permainan anggar. Pada saat atraksi berlangsung biasanya akan diiringi musik kelinang.

Pantai Cantik yang Tersembunyi di Bali

Anda tak harus tenggelam dalam hiruk pikuk Pantai Kuta, Legian, atau Seminyak ketika berlibur di Bali. Pulau Dewata ini masih memiliki sejumlah pantai cantik nan tersembunyi. Keindahannya sudah pasti, patut diacungi jempol kanan kiri!

Dari 2,5 juta turis domestik dan mancanegara yang silih berganti, tentunya agak sulit bagi Anda untuk menemukan tempat yang tenang dan jauh dari keramaian. Betapa tidak, pantai-pantai di Bali memang terkenal seantero dunia. Katanya, saat-saat matahari terbenam di pulau ini adalah satu dari banyak momen yang harus diabadikan.

Banyak orang memang menggemari keramaian ini, berbaur dengan para turis lain maupun tenggelam dalam keramahan masyarakat lokal. Tapi bagaimana jika Anda ingin sejenak mengheningkan cipta, mendatangi pantai-pantai yang tak banyak diketahui orang?

Pergi ke pantai tersembunyi adalah jawabannya. Namun, bagaimana Anda tahu bahwa pantai itu memiliki pemandangan yang menawan? Itulah mengapa situs cnngo.com pada Senin (9/1) merangkum 5 pantai cantik yang tersembunyi di Bali:

1. Pantai Balangan
Pantai Balangan (hoteldomestik.com)

Ketika Pantai Dreamland sudah dipenuhi resor dan tak lagi sepi, para peselancar melangkahkan kaki mereka ke Balangan. Hamparan pasir putih terbentang, bersih dan hampir tak ada sampah. Warung-warung di sepanjang tepinya menyajikan mie instan, bir dingin, juga menyewakan kursi berjemur.

Aktivitas yang bisa dilakukan di sini tentu saja berselancar, karena ombak yang menabrak tepian pantainya serupa dengan Dreamland. Anda juga bisa berenang, bermain pasir, atau berjemur di kursi untuk menikmati pemandangan indah. Namun berhati-hatilah, karena terdapat karang di beberapa tempat. Reef shoes/sepatu khusus sebaiknya digunakan.

Dari Kuta, ambillah arah menuju Bypass Ngurah Rai hingga lewat Nusa Dua, lalu belok ke arah Uluwatu 10 menit kemudian. Siapkan kedua mata Anda dalam kondisi awas akan adanya papan penunjuk jalan ke arah Balangan.

2. Pantai Geger
Pantai Geger (balitravelerguide.com)

Jika Anda mengutamakan agenda berenang saat liburan, inilah pantai pertama yang harus ada dalam daftar. Hanya lima menit perjalanan dari Nusa Dua Golf Course, Pantai Geger akan menyambut Anda dengan gradasi warna air biru kehijauan. Ombaknya tak besar sehingga nyaman untuk aktivitas renang. Pantai ini juga berada di sebelah St. Regis Nusa Dua Resort.

Pasir pantainya berwarna cokelat muda, halus dan padat, memungkinkan Anda bermain voli pantai atau arena balap lari bagi anak-anak. Beberapa restoran terletak tak jauh dari sini, yang terkenal sebagai tempat 'sunday brunch' bagi para turis.
Jika beruntung, Anda bisa menemui para penghasil rumput laut bekerja di sebuah area antara Kafe Geger dan Kuil Geger.

Belum cukup? Baiklah, satu keuntungan lain. Geger adalah salah satu pantai yang memperbolehkan para turis berjemur secara 'topless'.

3. Pantai Bias Tunggal
Pantai Bias Tunggal (karangasemcraft.com)

Biasa disebut juga Pantai Kecil. Tempat ini sangat jarang didatangi kecuali oleh para turis petualang dan beberapa penjaga warung yang berdagang di sana. Walaupun berlokasi dekat dengan Padang Bai, Anda harus berjalan kaki dengan trek berbatu sepanjang 500 meter untuk mencapai bibir pantainya. Trek dimulai dari terminal kapal ferry Padang Bai.

Namun, apa yang akan menyambut Anda di ujung sana adalah spektakuler. Laut dengan gradasi warna putih-biru muda-biru tua memenuhi seluruh sudut mata. Dipercantik dengan pasir putih nan halus serta deretan pohon kelapa.

Dari titik terpencil ini, Anda bisa melihat kapal-kapal yang masuk dan keluar dari Padang Bai. Pantai ini memang memungkinkan untuk berenang, namun berhati-hatilah karena ombak bisa sewaktu-waktu tinggi. Aktivitas terbaik untuk dilakukan di pantai ini adalah, diam menikmati panorama indah ciptaan Tuhan.

4. Pantai Ungasan
Pantai Ungasan (tripadvisor.com)

Pantai ini terletak di wilayah paling selatan Pulau Bali, yang juga didaulat sebagai salah satu pantai tercantik. Anda bisa menyambangi tempat ini menggunakan taksi. Sayangnya, tak semua orang bisa menikmati keindahan pantai ini. Pilihan di tangan Anda, apakah mau menikmati Pantai Ungasan dengan menginap di Karma Kandara Resort, atau Banyan Tree Resort yang persis berdiri di sebelahnya.

Namun, cara terbaik untuk menikmati pantai ini adalah dengan menghabiskan hari Anda di Nammos Beach Club yang terkenal di Pulau Dewata. Anda hanya perlu membayar Rp 250.000 sebagai tiket masuk, yang bisa digunakan sepenuhnya untuk membeli makanan dan minuman.

Pantai di sini akan mengingatkan Anda pada pesisir Mediterania. Ombaknya yang tak terlalu besar menghantam permukaan pasir dengan cantiknya, membentuk sebuah pola indah. Waktu yang tepat untuk berenang adalah jam sebelum makan siang, ketika ombak sedang kecil sehingga Anda bisa memutari terumbu karang.

Lewat dari jam itu, Anda sebaiknya menikmati keindahan ini di kursi berjemur sambil menyeruput koktail segar.

5. Pantai Amed
Pantai Amed (belindaschneider.wordpress.com)

Jika menggunakan kendaraan pribadi dari arah Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, bertolaklah ke arah timur Desa  Culik yang ada di jalan utama Karangasem-Singaraja. Setelah dua jam berkendara, Anda akan disambut oleh pasir vulkanis yang berwarna kehitaman. Di sepanjang pantainya, terdapat banyak perahu tradisional yang biasa digunakan warga untuk memancing ikan.

Mungkin harapan Anda akan berselancar kandas seketika. Tapi tunggu dulu, Pantai Amed dikenal dengan titik penyelaman yang terjaga keasliannya. Letaknya di dekat Pantai Lipah dan Tulamben. Selain diving, Anda juga bisa melakukan snorkeling untuk menikmati keindahan bawah lautnya.

Amed adalah pantai di mana Anda menemukan kehidupan bahari masyarakat Bali, dengan mata pencaharian nelayan dan penghasil garam laut. Jika malam tiba, coba telusuri bibir pantai dan nikmati langit yang hampir selalu bertabur bintang.

Sunrise Menawan di Pantai Pasir Padi, Kep. Bangka Belitung

Golden Sunrise
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memang memiliki banyak pantai indah untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Pantai Pasir Padi yang berjarak 7 km dari Kota Pangkalpinang.

Pantai Pasir Padi menghadap ke arah Laut Cina Selatan dan memiliki ombak laut yang tenang. Tak heran jika banyak wisatawan yang datang memilih untuk berenang atau sekadar berjemur.

Sejak saya masih SMA, pantai ini terkenal dengan sunrisenya yang sangat exotic. Sebagai anak Pangkalpinang, rasanya ada yang kurang jika belum menyaksikan matahari terbit di Pantai Pasir Padi secara langsung. Jadilah pagi itu, saya dengan sahabat tersebut pergi menelusuri jalanan Pasir Padi saat subuh.

Perjalanan kami tidak sia-sia, matahari di Pantai Pasir Padi muncul dengan cantiknya. Cahaya keemasannya membuat saya ingin kembali lagi melihatnya. Jika ingin melihat sunrise di pantai ini, sebaiknya datang saat musim panas, karena cahayanya akan lebih jelas terlihat.

Danau Buyan dan Danau Tamblingan

Danau Buyan dari atas. (Dok. bali.panduanwisata.com)
Danau Buyan dan Danau Tamblingan di Kecamatan Sukasada, 21 km sebelah selatan Kota Singaraja seolah danau kembar yang memiliki daya tarik yang sangat memesona.
Keaslian alam di kedua danau didapat karena tidak adanya penggunaan perahu bermotor di kedua danau ini. Masyarakat sekitar lebih memilih menggunakan perahu-perahu kecil untuk memancing.
Danau ini sangat ideal untuk rekreasi air seperti mendayung dan memancing. Ada kera-kera yang tidak jauh dari ke dua danau ini, yaitu di jalan aray sebelah Danau Buyan jurusan Denpasar-Singaraja, menambah daya tarik kawasan ini sebagai objek wisata.

Indrayanti (Jimbaran di Yogyakarta)

Pantai Indrayanti
Bukan berarti Jimbaran, Bali, pinda ke Yogyakarta, tapi Yogyakarta memiliki satu pantai yang mirip dengan pantai di Pulau Dewata tersebut, yaitu Pantai Indrayanti. Hanya saja di pantai ini tidak banyak bule seperti di Bali.
Jika kita duduk di gazebo-gazebo di pinggir pantai, kita akan merasakan suasana yang mirip sekali dengan suasana di Jimbaran, Bali. Sangat cocok untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Anak-anak bisa bermain dan berlarian di pantai yang landai dengan hamparan pasir putihnya. Sementara bagi para orang tua bisa duduk-duduk memandang pantai di bawah gazebo-gazebo di pinggir pantai sambil menikmati hidangan laut yang tersedia.

Pantai Pathek, Tempat Paling Romantis

Pemandangan laut tenang
Pantai dengan ombak yang tenang, terletak 3 km dari pusat Kota Situbondo. Pantai ini selalu ramai didatangi pasangan muda di kala sore menjelang senja. Nama Pathek ini pun diambil dari singkatan "Pacaran Nyathek-Nyathek" (dalam bahasa setempat yang artinya berduaan dengan kekasih).

Tanjung Papuma, Hamparan Pasir Putih di Ujung Timur Pulau Jawa

Tanjung Papuma dengan deretan perahu Nelayan
Pantai Tanjung Papuma, berlokasi di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, sekitar 37 km dari pusat Kota Jember. Jalan menuju pantai ini sudah beraspal. Selain wisata pantai, di Tanjung Papuma terdapat juga bukit dan hutan seluas kurang lebih 50 ha yang sekarang mulai dikelola dan dipromosikan oleh perhutani unit II Jawa Timur.
Sebelum masuk ke pantai, kita akan melewati wisata hutan yang sebagian besar ditanami pohon jati selanjutnya setelah masuk gerbang area wisata terlihat hutan yang dipenuhi pohon-pohon yang masih alami seperti palem, serut dan beragam pohon kecil lainnya dan konon hutan ini masih menyimpan berbagi macam flora dan fauna tropis, seperti berbagai jenis burung dan juga lutung yang bergelantungan di pohon.
Setelah melewati Hutan Malikan pemandangan selanjutnya menyuguhkan hamparan pasir putih yang bersih. Dari kejauhan terdapat deretan perahu-perahu nelayan yang sedang bersandar. Jika ingin melihat nelayan turun dari kapal kita harus datang antara pukul 11.00 sampai 13.00 WIB dan kita bisa membeli langsung ikan hasil tangkapan nelayan untuk dibakar di pinggir pantai, tentu saja dengan bantuan para pemilik warung makan yang ada di sepanjang pinggir pantai.
Setelah menelusuri pasir yang putih, pandangan ini bertambah takjub melihat panorama Pantai Tanjung Papuma yang bersih, air yang jernih, dan setelah memandang ke tengah akan terlihat begitu banyak batu karang atau warga menyebutnya atol-atol karena ukurannya yang besar, dan terombang ambing di tengah laut biru ini akan terlihat seperti pulau-pulau karang.
Ada 7 (tujuh) karang besar di Papuma ini dan mereka memiliki nama sendiri-sendiri yang diambil dari tokoh pewayangan seperti, Pulau Batara Guru, Pulau Kresna, Pulau Narada, Pulau Nusa Barong, Pulau Kajang, dan Pulau Kodok yang bentuknya mirip dengan kodok raksasa yang timbul tenggelam di tengah laut.
Di saat ombak sedang pasang akan terasa indah sekali bila kita melihat dari sudut pandang bawah sitihinggil karena akan terlihat tepat di depan mata bongkahan batu karang besar yang diterjang ombak besar. Saat ombak surut kita bisa turun dan berdiri di atas batu-batu karang yang kalau laut pasang batu-batu karang ini tidak terlihat karena tertutup air laut. Kita bisa berdiri di atas karang sambil sesekali terkena ombak dan melihat pemandangan luar biasa indah dan akan terlihat banyak nelayan yang mencari ikan dengan pancing. Kalau kita berani menyeberang ikut dengan para pemancing ini ke karang yang berada di tengah laut, sungguh lebih menakjubkan lagi karena kita bisa berdiri di atas karang yang tinggi dan besar di tengah laut sambil melihat ombak yang menerjang karang yang tingginya kurang lebih 5 meter sungguh sensasinya luar biasa.
Dari joglo yang ada di Siti Hinggil, kita bisa melihat seluruh wilayah Tanjung Papuma dari pasir putih, perahu nelayan, serpihan batu karang, karang kecil di bibir pantai, dan juga bongkahan-bongkahan Pulau Karang di tengah laut. Jika ingin bermalam di Tanjung Papuma di sini terdapat beberapa villa yang disewakan oleh para pengelola wisata dari pihak perhutani. Harga penginapan dengan variasi fasilitas kamar ber AC, single bed, kamar mandi dalam, TV, dan beranda kecil dibandrol dengan harga Rp300.000,00-Rp400.000,00.
Waw, menggoda sekali penawaran alam yang satu ini. Rasanya tak sanggup diri ini bila tidak menyempatkan diri berlibur ke Tanjung Papuma.

5 Tempat Melihat Fenomena Alam Terbaik di Indonesia

Pemandangan alam Indonesia yang begitu indah, bisa Anda nikmati di berbagai tempat. Tapi, tahukah Anda tempat terbaik untuk menikmatinya? Berikut adalah 5 tempat terbaik untuk menyaksikan fenomena alam di Indonesia.

Sunrise, sunset, gelombang ombak di laut, dan fenomena alam lain selalu menarik untuk dinikmati. Ada banyak tempat di Indonesia yang bisa Anda pilih untuk menyaksikannya. detikTravel, Rabu (25/1/2012) menghimpun 5 tempat di Indonesia yang memiliki fenomena alam paling menakjubkan. Yuk! Kita tengok.

1. Sunrise di Gunung Bromo

Bromo (dok. Rika Melati/dtraveller)

Fenomena pertama yang asyik untuk diamati adalah sunrise atau matahari terbit. Tempat paling asyik untuk menyaksikan sunrise adalah Gunung Bromo. Untuk melihat sunrise, Anda harus berangkat sejak subuh dari Desa Cemara Lawang, dan pergi ketempat penanjakan yang memang biasa dijadikan titik melihat sunrise. Di sini, Anda bisa melihat matahari muncul dari ufuk timur dengan cahaya kemerahannya. Pemandangan semakin cantik dengan adanya efek kabut tebal di sekeliling gunung, dan latar Gunung Semeru.

Gunung Bromo yang terletak di Jawa Timur ini memang sudah terkenal sebagai tempat terbaik untuk melihat sunrise. Ketenarannya ini tidak hanya dikenal oleh penduduk Indonesia saja, tetapi juga luar negeri. Ini bisa dilihat dari wisatawan yang datang ke pendakian untuk menyaksikan sunrise. Anda bisa melihat wisatawan domestik dan mancanegara melebur menjadi satu untuk melihat keanggunan matahari ketika keluar dari persembunyiannya.

2. Sunset di Pantai Seminyak

Pantai Seminyak (Sumber: blog.travelpod.com)

Jika berjalan kaki ke arah utara dari Pantai Kuta, Anda akan tiba di pantai terbaik untuk melihat sunset atau matahari terbenam, Pantai Seminyak. Suasana pantai ini tidak jauh berbeda dengan kuta. Hanya saja karena lokasinya yang jauh dari pusat keramaian, pengunjung yang datang ke Pantai Seminyak tidak sebanyak Pantai Kuta.

Pantai berpasir putih ini dikenal sebagi tempat terbaik untuk melihat sunset. Selain tempatnya yang sepi, lokasinya yang tak jauh dari Bandara Ngurah Rai juga menjadi daya tarik tersendiri. Di sini, Anda bisa menikmati matahari terbenam sambil menikmati makanan yang disediakan di restoran sekitar pantai. Anda juga bisa menyaksikan sunset sambil bermain-main di pantai, ditemani deburan ombak dan temaramnya cahaya matahari. Jangan lupa membawa kamera, ya!

3. Ombak di G-Land
Grajagan (Sumber: grajagan.com)

Siapa sangka Indonesia memiliki tempat terbaik di dunia untuk surfing. Di Banyuwangi, ada Pantai Grajagan yang menawarkan ombak terbaik sedunia. Pantai inilah yang menjadi asal muasal nama G-Land. G-land sendiri adalah inisial dari kata Grajagan. Grajagan berada 52 km ke arah selatan dari Kota Banyuwangi. Pantai ini luas dengan pasir hitam, memiliki gua dan bukit yang indah.

Ombak di pantai ini sudah terkenal di dalam dan luar negeri karena ketinggiannya. Banyak peselancar yang tertarik datang untuk menaklukkannya. Ombak yang menggulung tinggi ini, berhasil menarik wisatawan untuk datang berselancar sejak dekade 1970-an. Tertarik mencoba?

4. Api Abadi

Api yang tak kunjung padam pada malam hari (yayahebad.blogspot.com)

Apakah Anda pernah mendengar tentang api yang tak kunjung padam? Ya, inilah api abadi yang terdapat di Madura. Sesuai dengan namanya, api ini selalu muncul dari dalam tanah dan tak pernah padam, sekali pun hujan mengguyurnya. Jika ingin melihat fenomena alam yang luar biasa ini, Anda bisa datang ke Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.

Menurut penjelasan ilmiah, di sekitar kawasan tersebut banyak mengandung belerang yang kemudian bergesekan dengan oksigen. Efek yang ditimbulkan dari gesekan tersebut adalah munculnya api. Anda bisa melihat api tak kunjung padam ini dari balik pagar yang membatasinya. Tapi jika penasaran, Anda dapat melihat fenomena ini dari dalam pagar.

5. Bleduk Kuwu
Bledug Kuwu (detiktravel)

Setelah api tak kunjung padam, Anda bisa melihat fenomena lain yang ada di Indonesia, seperti Bledug Kuwu. Bledug Kuwu adalah sebuah kawah lumpur yang terletak di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Di sini, Anda bisa melihat letupan lumpur yang mengandung garam dan berlangsung secara berkala. Biasanya letupan lumpur ini berlangsung selama 2-3 menit.

Semburan terbesar lumpur ini terpusat pada satu titik saja, dan diikuti dengan semburan kecil yang terdapat di beberapa tempat. Jika datang ke tempat ini, jangan terlalu mendekati lokasi letupan. Ini karena struktur tanah di sekitar letupan begitu gembur, bisa membuat siapa saja yang berjalan di atasnya terperosok.

Source : www.detik.com

Sagara Anakan, Danau Cantik yang "Bersembunyi" di Pulau Sempu

 
Cagar Alam Pulau Sempu merupakan kawasan cagar alam yang berada di bawah pengawasan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Jawa Timur.

Pulau Sempu merupakan sebuah pulau yang terletak digugusan Pantai Sendang Biru. Kawasan ini cukup menarik minat wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, karena di dalam pulau terdapat danau yang sering dikenal dengan nama Danau Sagara Anakan.

Kecantikan Phi Phi Islands

birunya laut phi phi islands
Jika berlibur ke Phuket jangan lupa berkunjung ke Phi Phi Islands, karya Tuhan yang begitu mempesona. Keindahan alam serta pelayanan yang memuaskan, menjadikan Phi Phi Island sebagai wisata andalan Phuket.
Untuk mengunjungi Phi Phi Islands, Anda dapat menggunakan agen travel yang banyak di jumpai di Phuket. Selain itu, Anda juga bisa memilih untuk menggunakan speed boat atau slow boat ketika melayari Phi Phi Islands.
Setibanya di Maya Bay, kapal akan berhenti sejenak. Di sana, Anda bisa snorkeling atau sekedar berenang. Untuk pengunjung yang kurang mahir berenang, kapal telah menyediakan jaket pelampung. Jadi tidak perlu kuatir.

Pesona Pasar Malam di Marrakech, Maroko


Pasar malam Marrakech (traveldk.com)
Tiap kali matahari terbenam di sore hari, sebuah dapur terbuka raksasa mengepulkan wangi berbagai masakan dari Jemaa El Fna, yang terletak di Kota Marrakech. Pasar malam ini menjadi destinasi wajib bagi Anda yang berlibur ke negara Maroko, Afrika Utara.

Tak ada yang bisa menghindari wangi berbagai masakan di pasar malam Marrakech. Wangi rempah dan daging panggang seakan menghipnotis para turis untuk mencicipi masakan Maroko yang kaya rasa. Tiap lapak punya jenis masakan yang berbeda. Mulai dari makanan pembuka seperti siput dengan bumbu pedas, makanan utama seperti domba panggang bumbu rempah, hingga sandwich dengan porsi besar.

Berdasarkan situs traveldk.com yang dikunjungi detikTravel pada Jumat (27/1/2012), masakan paling terkenal di sini adalah domba dan ayam panggang yang disajikan dengan semangkuk sup hangat. Selain itu ada pula sosis pedas atau ikan bakar rempah yang disajikan dengan semangkuk buncis panggang. Bahan-bahan segar ini langsung dimasak di hadapan Anda, menggunakan berbagai rempah dan bumbu yang terkadang tidak Anda ketahui jenisnya!

Tak perlu khawatir jika tak bisa berbahasa Arab. Berkelilinglah untuk melihat-lihat menu dari tiap stall, lalu duduk di bangku terdekat dengan stall yang diinginkan. Cukup tunjuk saja jenis makanan. Tak perlu khawatir akan harga, karena biasanya sudah tercantum dalam gambar dan harganya pun cenderung murah.

Daya magis yang kuat terpancar dari pasar malam ini. Betapa tidak, di sekelilingnya Anda akan mendapati para peramal, pendongeng, hingga penari tradisional yang beraksi untuk menghibur para pengunjung. Beberapa pendongeng biasanya membuka lapak yang sedikit besar untuk mempraktekkan cerita tentang pahlawan-pahlawan Islam. Para musisi jalanan berpakaian khas Maroko, bernyanyi sambil bergumam nada-nada musik khas Maroko.

Jika malam telah larut, Anda bisa menyaksikan pertunjukkan para penari transgender, yaitu beberapa pria berpakaian wanita yang menari dengan lincah! Mereka menggunakan penutup muka (cadar) dan meliukkan badan seiring irama musik yang keluar dari pengeras suara.

Selain makanan dan hiburan, di sini Anda juga bisa mendapati para penjual rempah, buah-buahan kering, hingga Majoun. Majoun adalah daun ganja asli Maroko yang diproses menjadi selai atau kue. Makanan ini tak pelak menimbulkan halusinasi, walaupun pengaruhnya tak sebesar ganja pada umumnya.

Jika tiba di sore hari, Anda bisa mencoba jasa tato henna yang ditawarkan oleh beberapa perempuan Maroko. Tato ini bisa bertahan lebih dari satu minggu, dan Anda bisa memilih sendiri desain tatonya berdasarkan buku. Saat matahari terbenam, tempat yang paling tepat untuk menikmati pancaran sinar keemasan adalah dari teras atas Cafe Glacier. Kafe ini berada di sebelah selatan Jemaa El Fna.

Jika lidah Anda tidak cocok dengan masakan kaya rempah khas Maroko, jangan kuatir, Anda bisa memesan berbagai masakan di Terrasses de l'Alhambra. Restoran ini menyajikan salad, pizza, dan berbagai jenis pasta.

Walaupun Marrakech memiliki tingkat kriminalitas yang rendah, namun Anda harus tetap berhati-hati ketika berada di kawasan pasar malam. Banyak kejadian pencurian di tempat ini, karena pengunjung yang silih berganti. Yang perlu Anda lakukan adalah memastikan barang-barang berharga disimpan di tempat yang aman, lalu nikmatilah pasar malam ala Maroko yang memesona!

Ini Dia 10 Lokasi Syuting Paling Didatangi Turis di Dunia





Royal Pavillion (allposters.com)Bayangkan Agen Ethan Hunt beraksi di Mission Impossible, atau Harry Potter belajar naik sapu terbang. 10 Lokasi syuting paling top di dunia, adalah tempat wisata sungguhan. Ayo kita ke sana!

Dari berjuta tempat di dunia, inilah 10 lokasi syuting film paling populer yang pernah dirangkum oleh Sydney Morning Herald:








1.Royal Pavilion (Brighton, Inggris)

Banyaknya kubah dan menara membuatnya tampak seperti masjid. Namun, istana tempat tinggal King George IV ini merupakan hasil akulturasi arsitektur berbagai belahan dunia.

Interior bernuansa Cina hadir lewat pahatan emas berbentuk naga, juga ular bertahtakan permata yang merayap turun dari pilar. Royal Pavilion menjadi lokasi film 'Oh! What a Lovely War', 'Richard III', 'The End of the Affair' juga 'Brighton Rock'.

2. Alnwick Castle (Inggris)

Wingardium Leviosa! Anda pasti mengenal kastil ini sebagai Hogwarts. Adegan Harry belajar sapu terbang diambil di pelataran kastil ini. Tapi aslinya, ini adalah tempat tinggal Raja dan Ratu Northumberland yang telah berdiri sejak tiga abad silam. Selain film Harry Potter yang terkenal, kastil ini juga digunakan untuk shooting film 'Elizabeth', 'Robin Hood', dan serial televisi 'Blackadder'.

3. Charles Bridge (Praha, Republik Ceko)

Mistis. Tak ada kata lain yang menggambarkan Charles Bridge pada malam hari. Jembatan panjang ini dihiasi patung-patung berwarna hitam, serta cahaya yang temaram dari lampu di sepanjang sisinya. Tak heran tempat ini menjadi lokasi shooting film 'Van Helsing', juga 'Mission Impossible' dan 'xXx'.

4. Broughton Castle (Oxfordshire, Inggris)

Coba Anda bayangkan kastil cantik lengkap dengan danau, angsa, serta taman yang dipenuhi bunga mawar. Imajinasi Anda terwujud dalam Broughton Castle, istana yang mewakili sisi romantis Inggris.

Tempat ini menjadi lokasi shooting film 'The Madness of King George', 'Lady Jane', 'The Scarlett Pimpernel', 'The Slipper and the Rose', juga 'Three Men and a Little Lady'.

Broughton Castle juga dipakai sebagai tempat shooting Shakespeare in Love, dengan aktor Joseph Fiennes yang keluarganya masih tinggal di kastil ini.

5. Mini Hollywood (Tabernas, Spanyol)

Siapa sangka film seperti 'Wild Wild West' diambil dari sebuah tempat di Spanyol. Adalah Mini Hollywood, dibangun pada 1965 dan sekarang juga berfungsi sebagai taman hiburan.

Selain 'Wild Wild West', tempat ini juga dijadikan lokasi pengambilan gambar di film 'A Fistful of Dollars', 'For a Few Dollars More', juga 'The Good, the Bad and the Ugly'.

6. Empire State Building (New York, AS)

Ada lebih dari 100 film yang pernah melakukan pengambilan gambar di tempat ini! Arsitektur bergaya art-deco yang ada di Empire State Building menjadi magnet para pembuat film. Tak hanya film laga, tapi juga komedi musikal dan komedi romantis.
Inilah gedung yang dipanjat oleh gorila raksasa di film 'King Kong'. Selain itu, film 'An Affair to Remember', 'Annie Hall and Manhattan', serta 'New York, New York' juga pernah melakukan shooting di tempat ini.

7. Millenium Biltmore Hotel (Los Angeles, California, AS)

'Beverly Hills Cop', 'Pride and Prejudice', 'Spiderman', dan 'Fight Club' adalah beberapa film yang pernah melakukan pengambilan gambar di sini. Kira-kira apa yang membuat hotel ini menarik?

Gabungan arsitektur Spanyol dan Amerika klasik membawa para pendatang pada pilar-pilar megah dan patung klasik yang menawan. Tak heran Crystal Ballroom yang ada di hotel ini pernah menjadi tempat perhelatan Academy Awards.

8. Menara Eiffel (Paris, Prancis)

Mungkin ini adalah ikon negara yang paling terkenal di dunia. Dirancang oleh Gustave Eiffel pada 1998, Menara Eiffel digunakan sebagai setting film 'The 400 Blows', 'Gigi', juga salah satu film James Bond 'A View to a Kill'.

9. Mulberry Street Bar (New York, AS)

Bahkan sampai sekarang, lantunan merdu Frank Sinatra masih muncul dari dalam jukebox dalam kafe di Kota New York ini. Kafe favorit penyanyi ternama ini merupakan cerminan kafe khas Italia. 'The Godfather III', 'Donnie Brasco' dan 'The Sopranos' adalah beberapa film yang pernah melakukan pengambilan gambar di kafe ini.

10. 10 Adelaide Street East (Toronto, Kanada)

Gedung bank di masa lampau tercermin lewat panel kayu dan lantai marmer yang ada di gedung ini. Keasliannya lalu menjadi alasan bagi para pembuat film seperti 'Serendipity' dan 'Cinderella Man' untuk melakukan syuting di tempat ini. Setelah pensiun dari gedung bank, 10 Adelaide Street East sekarang digunakan sebagai Ontario Heritage Centre.

Gallow, Hutan Tergelap se-Dunia memang Bikin Galau

Langit malam Gallow Forest Park (Sumber: gallowayforestpark.com)
Di Inggris, ada sebuah hutan yang dinyatakan sebagai tempat paling gelap di dunia, Gallow Forest Park. Berani datang? Anda dijamin galau dengan suasana gelap dan jutaan bintang temaram.

Gallow Forest Park berada di 26 Main Street, St Johns Town of Dalry, Caste Douglas, Skotlandia, Britania Raya. Hutan ini diklaim sebagai daratan tergelap di dunia. Pengakuan ini diberikan oleh The International Dark Sky Association (IDA).

Dari situs gallowayforestpark.com, yang dikunjungi detikTravel, Jumat (27/1/2012), diketahui kalau letaknya yang terpencil menyebabkan Gallow Forest Park sangat gelap. Setelah matahari terbenam, kawasan ini akan menjadi gelap dan langit terlihat begitu terang.

Gallow Forest Park ini memiliki skala kegelapan Bortle 2. Skala Bortle adalah perhitungan yang digunakan untuk mengukur kegelapan langit malam berdasarkan perhitungan daya pengamatan benda-benda langit atau objek astronomi. Besar skala yang digunakan berkisar 1-9. Langit yang termasuk skala 1 berarti memiliki kegelapan langit yang paling sempurna, dan benda-benda langit pun bisa terlihat jelas dengan mata telanjang.

Semakin tinggi skalanya, benda-benda langit semakin sulit dilihat dengan mata telanjang. Nah, berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan IDA, Gallow Forest Park memiliki skala Bortle 2. Ini berarti Anda bisa melihat langit gelap sempurna dengan bintang yang bertaburan, bila berada di sini. Udara yang dingin dan harum pepohonan di hutan semakin memperindah suasana.

Gallow Forest Park bisa dikunjungi kapan saja. Jika ingin menikmati malam tergelap sambil menyaksikan benda-benda langit yang indah, Anda bisa datang dan menginap. Di sekitar taman ini juga disediakan penginapan untuk Anda yang akan bermalam. Salah satunya adalah Parton Gallery B&B/Self Catering. Lokasi tepatnya ada di Parton, Castle Douglas. Untuk satu malam, Anda harus membayar £65.00 atau senilai dengan Rp 763.000.

Selamat galau di Gallow Forest Park!

Popular Posts

Cari halaman terkait

Apian mblakrax hunting edelweis. Diberdayakan oleh Blogger.
Powered By Blogger